PERINDU REMBULAN

Malam bertanya pada gemintang,

Salahkah jika perindu sampaikan pilunya yang kian membiru?

Tidakkah haru melihat perindu meratapi kalamnya yang pernah diutarakan,

Satu demi satu itu,

Manakah diantaranya yang membuat yang dirindu semakin menjauh dan diam membisu?

 

Malam kembali terngiang,

Akan ia yang menyulam rindu selama sembilan bulan,

Hampir sama seperti umur kandungan,

Dan hari ini ia pulang kandang,

Membawa aksara yang dirangkainya,

Untuk dilayangkan kepada rembulan yang makin lama kian menjauh,

Padahal perindu hanya ingin bertegur sapa,

Mengulas senyuman dan asa yang barangkali terbayar setengahnya.

 

Rupanya benar si peribahasa,

“Bagai punuk merindukan bulan”,

Perindu si punuk, merindukan bulannya,

Sampai sahara menjadi genangan air hujan,

Atau hingga para camar tak bersayap,

Bulan tetaplah akan menjadi ia,

Milik semesta,

Kodratnya yang kian lama harus menghilang,

Tinggal bayang,

Sampai kapanpun hanya bisa dipandang dan dikenang.

 

Malam untuk terakhir kalinya berkaca,

Menyadari ia punya rupa,

Ia kelam,

Ia gelap,

Bagaimana mungkin merindu rembulan yang menawan dan bersinar terang?

 

Surabaya, 09 September 2013.

(Posted by Nuni رحموت )

Posted on 9 September 2013, in Kumpulan Puisi, Loves and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

dunia gradien

Just another WordPress.com weblog

Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur

Astry Craft

CrEaTive iMaGinAtioN

dimasgoblogdotcom

Just another WordPress.com site

Olives' Diary

“Menulis dapat menghilangkan rasa sesak di dada. Pindah ke Pluto mampu menghilangkan semua rasa sesak di Bumi. Terus menulis sampai pesawat menuju Pluto itu datang”

Pustaka Eidariesky

Syariah, Tarbiyah, Tutorial & Informasi

PITHECANTROPUS

Fatwa Absurdius Puitica Shalalala

StoryTeller

---Enjoy my story---

#DearBooks Project

It's from you. For Everyone.

MY OWN WORLD

A BLOG ABOUT ORDINARY GIRLS WORLD

Saffa' | Inspiration

Informasi | Beasiswa, Pendidikan, Lowongan Kerja CPNS 2016, BUMN, Bank

sarungbiru

Santri Ingin Berbagi

Termos Kuaci

I post about random, mbuh, and sakkarepku

astitirahayu's bLog (1447)

MaRii SaLing bErBaGi iLmu dSiNii

Sketch's Blog

Just another sketching site

My Humz… My share place

Tiada hari tanpa bersyukur

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: